Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tinggal Menghitung Hari, Felix Triudadin: Semoga Bermanfaat Untuk Instansi dan Masyarakat 

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tinggal Menghitung Hari, Felix Triudadin: Semoga Bermanfaat Untuk Instansi dan Masyarakat 

Sesuai Peraturan Kepala LAN RI Nomor 1005/K.1/PDP.07/2019 tentang Pedoman Penyelenggaran Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap pembelajaran  yakni: 

a. Tahap I : Agenda Pembelajaran, 
    dilaksanakan pada tanggal 17 Mei s.d 
    18 Juni 2022 (on campus), 
     pembelajaran Tatap Muka;
b. Tahap II : Implementasi Aksi Perubahan, 
     dilaksanakan pada tanggal 19 Juni s.d 
     21 Agustus 2022 (off campus) 
     pelaksanaan ditampat kerja;
c.  Tahap  III : Evaluasi Aksi Perubahan, 
     dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 
     s.d 25 Agustus 2022 (on campus) 
     Pembelajaran Tatap Muka. 

Kini pelaksanaan PKA tersebut tinggal menghitung hari. Para peserta PKA Angkatan II dan III akan kembali ke campus di BPSDM provinsi Kalimantan Barat, tempat dimana kegiatan tersebut dilaksanakan. 

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Melawi, Felix Triudadin, SPd.,MBA yang juga menjadi peserta PKA tersebut menerangkan  bahwa setiap peserta membuat 'Aksi Perubahan' yang nantinya akan dipresentasikan di depan penguji, coach dan mentor pada tahap akhir kegiatan tersebut. 

Ketika ditanya Aksi Perubahan yang dbuatnya, dengan semangat Felix menjawab, "Terkait Pelayanan Publik," ujarnya.
Lebih lanjut, sekretaris Diskominfo tersebut mengatakan bahwa instansinya baru dibentuk tahun 2021. 

"Pembentukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Melawi berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2020  dan dijabarkan pada Peraturan Bupati Melawi Tahun 2021 Tentang Pembentukan Susunan Organisasi Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Melawi. Jadi Instansi kami masih relatif sangat baru, "ujarnya. 

Oleh karena itu, dalam Aksi Perubahan saya, saya lakukan pembenahan internal organisasi dulu. Mulai dari pembuatan Standar Operational Prosedure (SOP) yang merupakan business process dalam sebuah organisasi. SOP tersebut hanya bagian dari Aksi Perubahan saya. Rencananya akan dibangun Ruang Pelayanan Publik yang berasitektur modern yang nantinya menjadi tempat PPID, SP4N LAPOR dan pelayanan lainnya," terang Felix. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, PPID Kabupaten di ketuai oleh Pimpinan tertinggi Badan Publik di Dinas Kominfo, yang artinya Kepala Dinas Kominfo. 

"Dalam keikutsertaan saya pada PKA ini, saya mengambil judul untuk Aksi Perubahan saya,"Paling Kren dan Sip" (Pelayanan yang Handal, Cepat, Tanggap dan Responsip). Saya akan membuat Aplikasi berbasis digital. Pelayanan di Dinas Kominfo nantinya akan dilakukan semuanya berbasis digitalisasi. Sesuai dengan amanat Presiden Nomor 81 Tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2020-2025 bahwa dalam rangka mencapai birokrasi berkelas dunia dimana tata kelola pemerintah semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta kualitas pelayanan publik semakin mudah, cepat dan terjangkau, maka program reformasi bitokrasi yang dimaksud adalah penerapan sietem pemerintah berbasis Elektronik (SPBE) disetiap instansi pemerintah. 

Oleh karena itu maka apa yang saya lakukan dalam Aksi Perubahan saya tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan yang sebaik mungkin bagi masyarakat Melawi khususnya dan melaksanakan amanah regulasi tersebut diatas. Semoga apa yang saya lakukan tersebut berguna bagi instansi dan khususnya masyarakat Melawi," ujar Felix. 

"Terima kasih kepada semua pihak atas pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak mulai dari Bupati, wabup, sekda dan teman-teman di setda dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Melawi. Terima kasih juga kepada coach, penguji dan mentor yang telah berkontribusi besar dalam membimbing dan masukan sehingga saya mampu menyelesaikan Aksi perubahan ini," tutur Felix. (Diskominfo/Gultom)